Aulia-Rendi Siap Lanjutkan Kukar Idaman di PSU
(Aulia-Rendi Calon Kontestan PSU Kukar 2025/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Kutai
Kartanegara (Kukar) semakin dekat, dan PDI Perjuangan memastikan kesiapan penuh
pasangan Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin untuk bertarung.
Dengan formasi baru yang
tetap mengusung visi Kukar Idaman, partai berlambang banteng ini optimis dapat
memenangkan PSU Kukar 2025. Tidak ada perdebatan, tidak ada perpecahan hanya
satu tekad yakni melanjutkan kepemimpinan yang telah mendapat dukungan kuat
dari masyarakat.
Wakil Ketua DPC PDI
Perjuangan Kukar sekaligus Plt. Ketua KEREN, Rahmat Dermawan, menegaskan
kesiapan pasangan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin untuk mendaftar ke
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rangka Pemungutan Suara Ulang (PSU) di
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Rahmat menyampaikan bahwa
hubungan antara Aulia dan Edi Damansyah telah terjalin lama, sehingga tidak ada
perdebatan dalam menentukan pengganti.
Menurutnya, selama ini
Aulia sudah banyak membantu Edi dalam berbagai urusan pemerintahan yang
terkoneksi dengan Rendi Solihin. Oleh karena itu, proses transisi ini berjalan
lancar dan tanpa kendala berarti.
"Ini tetap
melanjutkan Kukar Idaman, hanya formasinya yang berubah. Administrasi juga
sudah matang, karena Rendi tidak berganti posisi, jadi hanya Dr. Aulia yang
perlu menyiapkan dokumen administrasi," ujar Rahmat saat dikonfirmasi awak
media Minggu (09/03/2025) via telpon.
Terkait peluang kemenangan
di PSU, Rahmat mengaku optimis. Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap
kepemimpinan Edi-Rendi sangat tinggi, baik berdasarkan hasil Pilkada sebelumnya
maupun survei. Karena itu, ketika Edi digantikan oleh Aulia, tidak ada
perubahan visi dan misi yang signifikan.
"Kami yakin bisa
memenangkan PSU ini dengan mudah karena antusiasme masyarakat luar biasa,"
tandasnya.
Sementara itu, Rahmat juga
menyampaikan dari yang bersangkutan yakni Rendi Solihin sendiri mengungkapkan
bahwa tidak ada perbedaan atau perdebatan dalam menghadapi PSU ini. Baginya,
keputusan yang diambil merupakan kesepakatan bersama untuk kemajuan Kukar.
Saat di singgung terkait
hal persiapan menghadapi PSU Rahmat menyebutkan bahwa tidak ada strategi khusus
yang diterapkan.
Rahmat menegaskan bahwa
tim yang sebelumnya membantu Edi-Rendi tetap siap menjalankan instruksi, dan
dalam menghadapi PSU ini. Rahmat memastikan tim mereka masih dengan semangat
optimisme yang besar.
"Harapan kami
menghadapi PSU ini dengan riang gembira, senang hati, visi dan misi tetap
dijalankan, serta kondusivitas tetap terjaga," tutupnya. (tan)